Langsung ke konten utama

Passion Lost

Ehe. Isinya lagi-lagi beraura negatif. Kayaknya gara-gara Ujian Tengah Semester deh. *alasan* Terus terang, saya kangen deh bercerita tentang sesuatu di blog ini. Cerita apa saja yang membuat saya berpikir 'wah, hari ini saya berhasil menulis sesuatu yang menarik (menurut saya)'. Akhir-akhir ini, bahkan saya nggak punya perasaan seperti itu. Karena itu, sambil menunggu si Ilham datang dari bermain di luar angkasa sana, saya mau cerita random aja deh.

Someone says, blog about your passion, think 24hours non stop, something you always think of even you're already in bed -- sekarang ini, sesuatu yang jadi passion saya itu sudah berubah jadi deretan matakuliah dan ujian dan paper, dan mungkin itu yang bikin saya turun semangat. Makanya ada orang yang bilang lebih baik hobi tetap jadikan hobi, ya--but I want to make my hobby as my living.

Sekarang sudah bulan Maret, dan itu berarti waktunya Kerja Profesi semakin dekat. Terus terang, saya belum pernah kerja secara formal--seperti kantoran gitu. Kalau proyekan sih udah pasti pernah ya, tapi kalau kerja 'beneran' -- image yang saya dapatkan adalah pergi dan pulang dengan jam yang sudah ditentukan -- saya belum pernah melakukannya. Jadi deg-degan juga nih, cupu. Hehehe.

Kerja Profesi ini semacam internship. Kita bisa pilih tempatnya, selama ada hubungannya dengan mata kuliah yang kita pelajari. Kebanyakan teman-teman saya pilih tempat di desainer -- ada yang Nuniek Mawardi, Ali Charisma, dan sebagainya. Saya sendiri tahun kemarin sempat membantu senior yang sedang KP di Barli Asmara -- yup, proyekan Fashion Show IPMI trend 2012. Sekarang saya pengen coba KP di toko atau retailer. Doakan supaya dapat tempat yang bagus ya.

Akhir-akhir ini, saya jadi takut untuk bermimpi. Padahal itu sebetulnya nggak boleh ya? Kalau mimpi saja sudah tidak berani, bagaimana dengan membuatnya jadi nyata? Tapi bener deh, saya takut untuk menulis target hidup yang tinggi. Kemarin saya melihat teman saya menulis dengan tegas, usia 26 tahun sudah bekerja untuk WHO.

I want to be able to dream big. Nggak ada yang melarang saya untuk bermimpi besar. Tapi herannya pikiran saya sendiri membatasi saya untuk bermimpi--nggak seru. Karena itu, saya pikir, mungkin ini saatnya saya kembali mendaftarkan lagi cita-cita saya, dengan konkret, menuliskan target hidup, dan mencoba bermimpi--mungkin dari situ saya bisa semangat lagi menjalani sesuatu. Termasuk kuliah-kuliah saya ini. Bukannya saya nggak suka sama kuliah saya sekarang, justru saya suka banget--tapi ya itu, tensinya benar-benar lagi turun.

satu target hidup yang sudah tetap sejak dua tahun yang lalu adalah: Menyekolahkan adik-adik saya sampai S2, atau pokoknya semaunya mereka deh mau sekolah sampai mana. :)

gambar dari corbis.

Komentar

  1. Hmmm menyekolahkan adik sampai S2? Bagaimana dengan dirimu sendiri? Mau juga kuliah sampai S2?

    BalasHapus
    Balasan
    1. ngelanjutin sekolah bukan jadi prioritas sih. soalnya adik-adik saya masih banyak yang antri dan saya sendiri juga belum kepikiran mau lanjut ke mana. Sementara ini baru tertarik sama fashion business :)

      Hapus

Posting Komentar

do some talk, folks :)

Postingan populer dari blog ini

being single

Yak, topik cinta-cintaan kembali setelah sekian lama. Aih. Mentor saya, senior di kampus, baru-baru ini menikah. Selamat atas pernikahannya ya Teh Arindo, semoga bisa jadi keluarga yang sakinah-mawaddah-warohmah dan dikaruniai anak-anak yang terdepan dalam prestasi. :) Karena yang menikah ini teman kuliah, jadilah topik penggalauan kembali mewabah di lingkungan pergaulan saya. Jadi ingat. Kemarin saya naik angkot pulang, seperti biasa. Kalau naik angkot, lama perjalanannya bisa sekitar dua jam. Maklum Bandung coret. Seringnya sih saya tidur :P Di tengah perjalanan, angkot ngetem di depan sebuah SMP. Beberapa saat kemudian, naiklah empat orang anak SMP. Dari pembicaraannya, saya bisa tahu mereka masih kelas tujuh.  Ngobrolnya seru, khas anak cowok, saling ejek dan rebutan hape karena main game entahlah apa saya nggak tahu. Satu anak ada yang terlihat jangkung kurus, berkacamata, gayanya pecicilan, pokoknya ngeselin, tapi lucu. Intinya anak itu mengesalkan, tapi saya...

Saya Kangen Jatuh Cinta

Ingin jatuh cinta sama orang deh rasanya. Ngeceng orang salah. Lagi ngga ngeceng eh taunya galau juga. Hmmm. Saya kangen jatuh cinta. Bukan orangnya, karena kalo sekarang ditanya saya lagi jatuh cinta sama siapa, saya ga akan bisa jawab--karena sumpah, nggak tahu. Ditanya rang mati kutu bukannya ngga mau ngasih tahu, tapi karena emang ga ada =..= Yonghwa dan Seohyun. Dua orang ini kelewat manis sampe ngga tahan tiap nonton aaa.

10.10.10

TUMBLR . TWITTER . WEBSITE Pasar Seni ITB keSEPULUH. Tanggal SEPULUH bulan SEPULUH tahun duaribuSEPULUH. Hanya berlangsung SEPULUH jam saja!