Langsung ke konten utama

Dengan Kekuatan Bulan, Akan Menghukummu


Beberapa hari ini saya lagi rajin download. Download scanlation tepatnya. Dengan alasan "think green", mengurangi sampah kertas, jadi lebih memilih download fanscanlation aja (elaaaah, bilang aja kalo beli, nyari lagi susah). Hahaha.

Iya, ini emang komik jaman dulu. Waktu jaman saya SD. Rasanya jadi nostalgia gidu deh ihi ihi. Siapa sih anak 90-an yang ga tau sailor moon? Dengan kekuatan bulan akan menghukummu. Meskipun ga ngerti juga sih sampe sekarang kenapa harus kekuatan bulan ;p Sailor Moon ini menggunakan semacam mitologi yang sudah eksis di Jepang sebelumnya. Kalau di Sunda katanya ada nini anteh dan kucingnya di bulan, kalau di Sailor Moon, di Bulan ada kelinci yang bikin kue mochi.

Legenda ini dimodifikasi, digabung dengan mitologi Yunani macam Venus, Mars, dan sebagainya. Jadilah Sailor Moon. Personally, komik ini membekas banget buat saya, soalnya saya tumbuh bareng komik ini (cieee). Sampe waktu dulu pengen jadi sailor moon segala, dan pengen punya cowok seganteng Mamoru. Padahal dibaca lagi sekarang, yang ada malah ngakak. Mbok ya Mamoru pakai topeng, jadi tuxedo mask, mendadak semua nggak tau dia siapa. Dan sebagainya.


Sailor Favorit? Sailor Uranus dan Neptunus (Haruka Tenou & Michiru Kaioh)
 


Yang mau nostalgia bisa download manga-nya. Ini dari komik asli, yang ceritanya asli, belum dirombak seperti yang anime. Cenderung lebih serius daripada versi anime, sih.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

being single

Yak, topik cinta-cintaan kembali setelah sekian lama. Aih. Mentor saya, senior di kampus, baru-baru ini menikah. Selamat atas pernikahannya ya Teh Arindo, semoga bisa jadi keluarga yang sakinah-mawaddah-warohmah dan dikaruniai anak-anak yang terdepan dalam prestasi. :) Karena yang menikah ini teman kuliah, jadilah topik penggalauan kembali mewabah di lingkungan pergaulan saya. Jadi ingat. Kemarin saya naik angkot pulang, seperti biasa. Kalau naik angkot, lama perjalanannya bisa sekitar dua jam. Maklum Bandung coret. Seringnya sih saya tidur :P Di tengah perjalanan, angkot ngetem di depan sebuah SMP. Beberapa saat kemudian, naiklah empat orang anak SMP. Dari pembicaraannya, saya bisa tahu mereka masih kelas tujuh.  Ngobrolnya seru, khas anak cowok, saling ejek dan rebutan hape karena main game entahlah apa saya nggak tahu. Satu anak ada yang terlihat jangkung kurus, berkacamata, gayanya pecicilan, pokoknya ngeselin, tapi lucu. Intinya anak itu mengesalkan, tapi saya...

Saya Kangen Jatuh Cinta

Ingin jatuh cinta sama orang deh rasanya. Ngeceng orang salah. Lagi ngga ngeceng eh taunya galau juga. Hmmm. Saya kangen jatuh cinta. Bukan orangnya, karena kalo sekarang ditanya saya lagi jatuh cinta sama siapa, saya ga akan bisa jawab--karena sumpah, nggak tahu. Ditanya rang mati kutu bukannya ngga mau ngasih tahu, tapi karena emang ga ada =..= Yonghwa dan Seohyun. Dua orang ini kelewat manis sampe ngga tahan tiap nonton aaa.

10.10.10

TUMBLR . TWITTER . WEBSITE Pasar Seni ITB keSEPULUH. Tanggal SEPULUH bulan SEPULUH tahun duaribuSEPULUH. Hanya berlangsung SEPULUH jam saja!