Langsung ke konten utama

The Wedding


A small event 2 weeks ago. Kami, TPB FSRD 2009, menikahkan dua teman kami Cikita dan CUncun dengan adat tabrakan batak-betawi. Hahaha lucu dan seru. Meskipun kurang dari kuota (janjinya 180 tapi yang datang 130) tapi rame. Yah, terus terang, awalnya gw emang bete sih. Terutama waktu dibentakin ama tatib (hehe piss kang). Tapi yaa, entah kenapa waktu pas udah keluar dan larilari ngga kerasa, yang ada malah ketawa-ketawa sambil cengar-cengir ga jelas sama masyarakat kampus yang kebetulan lagi nongkrong. Oke, mereka pasti merasa aneh sekali melihat tau-tau ada rombongan kawinan, nabrak pula adatnya, nyanyi-nyanyi lagu daerah masing-masing, dengan barongsai babi dan buaya, lewat di ITB. sejak kapan ITB bisa jadi venue kawinan.








It was awesome. Motong acaranya anak-anak TL pula. Yang lucu, waktu lewat lapangan basket, kan ada yang lagi main voli tuh. Waktu kita lewat mereka otomatis berhenti, dan begitu selesai acara mereka pun main lagi deh. Hahaha. Pawai dua budaya yang random ini pun berlanjut sampai lapangan miring, dimana para senior, errr, masyarakat seni rupa sudah menunggu dan Pendeta Sihombing pun maju untuk memberkati. Semua begitu indah dan khidmat sampai Cuncun jatuh gara-gara ketipu kursi yang disediakan senior. Baiklah kita lanjutkan saja acaranya karena nanti kesorean dan para pengiring pengantin pun langsung menyerang dengan pantun dan silat. Biarpun ada interupsi senior pantun berjalan dengan lancar dan sayang sekali ada pengganggu berbentuk bule, Komeng dan Adul (hehe haaay Febeibeh! :D)

Dan jangan lupa, datang trio janda yang tiba-tiba mendekat dan pengen mengawini Cuncun... yang spontan dibalas dengan Cikita dengan menjadi Cikita Berserk mode menerjang siapa saja yang hendak mengawini suaminya. Tapi yaa semuanya berakhir bahagia sampai... CUT! ternyata itu hanyalah adegan film, sodara-sodara... Jangan lupakan kehadiran mak lampir dan dukun Acay, setia menjadi pawang hujan hingga acara selesai!


hwehehehehe semuanya rame. Ada petasan segala, yang suka ada di kawinan betawi. Ada barongsai babi dan buaya (yang harusnya jadi seserahan tapi malah jadi barongsai). Dan Acay... beneran jadi pawang hujan. Trust me, it works! Malah masih sempet berpose ala avatar segala di indonesia tenggelam.

Setelah acara, seperti biasa ada ngemeng-ngemeng sama tatib... dan you know wut? Mereka ngasih kita Awug. Iya, itu awug, makanan manis dari tepung beras. Rasanya terharuuuu banget. Ya boleh lah dibilang euforia, tapi rasanya seneng banget. Biarpun kurang 50 orang dari kuota 180. Seneng banget. Sedikit sayang juga, karena ada beberapa teman kita yang ngga ikut acara ini...


tapi yang pasti, rame sekali. Edo, anda adalah ketua angkatan 2009 dan akan selalu menjadi ketua angkatan 2009. Thanks for all your hard work. Dan Selamat datang Ryan Bilardi! :)







photos are from facebook (Putri Talitha, Fadhlan Makarim) and two last photos are fromYosefa Pratiwi Aulia


dear TPB FSRD 2009, I love you.

aaah! lagilagi lupa ngescan 365project. hmmm doakan supaya saya rajin ngescan ya Arie Aulia!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

being single

Yak, topik cinta-cintaan kembali setelah sekian lama. Aih. Mentor saya, senior di kampus, baru-baru ini menikah. Selamat atas pernikahannya ya Teh Arindo, semoga bisa jadi keluarga yang sakinah-mawaddah-warohmah dan dikaruniai anak-anak yang terdepan dalam prestasi. :) Karena yang menikah ini teman kuliah, jadilah topik penggalauan kembali mewabah di lingkungan pergaulan saya. Jadi ingat. Kemarin saya naik angkot pulang, seperti biasa. Kalau naik angkot, lama perjalanannya bisa sekitar dua jam. Maklum Bandung coret. Seringnya sih saya tidur :P Di tengah perjalanan, angkot ngetem di depan sebuah SMP. Beberapa saat kemudian, naiklah empat orang anak SMP. Dari pembicaraannya, saya bisa tahu mereka masih kelas tujuh.  Ngobrolnya seru, khas anak cowok, saling ejek dan rebutan hape karena main game entahlah apa saya nggak tahu. Satu anak ada yang terlihat jangkung kurus, berkacamata, gayanya pecicilan, pokoknya ngeselin, tapi lucu. Intinya anak itu mengesalkan, tapi saya...

Saya Kangen Jatuh Cinta

Ingin jatuh cinta sama orang deh rasanya. Ngeceng orang salah. Lagi ngga ngeceng eh taunya galau juga. Hmmm. Saya kangen jatuh cinta. Bukan orangnya, karena kalo sekarang ditanya saya lagi jatuh cinta sama siapa, saya ga akan bisa jawab--karena sumpah, nggak tahu. Ditanya rang mati kutu bukannya ngga mau ngasih tahu, tapi karena emang ga ada =..= Yonghwa dan Seohyun. Dua orang ini kelewat manis sampe ngga tahan tiap nonton aaa.

10.10.10

TUMBLR . TWITTER . WEBSITE Pasar Seni ITB keSEPULUH. Tanggal SEPULUH bulan SEPULUH tahun duaribuSEPULUH. Hanya berlangsung SEPULUH jam saja!