Ohahaha. Ngapain ya saya ngisi blog ini....
.
*ditakol*
.
Ehe. Mahap ya teman jarang di-update. Sekarang juga ngapdetnya via hape. Pagi-pagi lagi. Jam enam seperempat, yang biasanya udah cerah. Tapi kok sekarang mendung ya? Coba lihat tuh. Jalan Patrakomala, jalan Anggrek, semua gelap. Sekarang saya lagi menyusuri Jalan Belitung, menuju sekolahan. Ah, dingin. Tapi lihat, ada banyak kabut dan embun. Seneng jadinya.
.
Sebenernya sih, sekarang saya lagi sedih. Bayangin aja. Komputer di rumah ada tiga, dan dengan izin Allah, ketiganya kena virus. yup, kalian nggak salah baca. TIGA-TIGANYA. Pantas bukan, kalau saya bersedih hati? Saya, yang hidupnya selalu diisi komputer dan internet, ga bisa menikmati semua itu di rumah.
.
Hiks.
.
Yang paling sedih lagi? Ah, ya itu. Kemarin baru publish fic baru, dan juga udah rencana mau ngapdet, tapi dengan adanya kejadian ini, saya bakalan HIATUS nih. Huhuhuhu... sekarang, saya membawa buku tulis dan notes kemana-mana, untuk mencatat ide. Oh iya, handphone saya juga setia menemani menjadi wadah pencatatan ide.
.
-masih berharap agar anak kelas tiga perusak komputer ini dibeliin notebook sama bapaknya-
.
*ditakol*
.
Ehe. Mahap ya teman jarang di-update. Sekarang juga ngapdetnya via hape. Pagi-pagi lagi. Jam enam seperempat, yang biasanya udah cerah. Tapi kok sekarang mendung ya? Coba lihat tuh. Jalan Patrakomala, jalan Anggrek, semua gelap. Sekarang saya lagi menyusuri Jalan Belitung, menuju sekolahan. Ah, dingin. Tapi lihat, ada banyak kabut dan embun. Seneng jadinya.
.
Sebenernya sih, sekarang saya lagi sedih. Bayangin aja. Komputer di rumah ada tiga, dan dengan izin Allah, ketiganya kena virus. yup, kalian nggak salah baca. TIGA-TIGANYA. Pantas bukan, kalau saya bersedih hati? Saya, yang hidupnya selalu diisi komputer dan internet, ga bisa menikmati semua itu di rumah.
.
Hiks.
.
Yang paling sedih lagi? Ah, ya itu. Kemarin baru publish fic baru, dan juga udah rencana mau ngapdet, tapi dengan adanya kejadian ini, saya bakalan HIATUS nih. Huhuhuhu... sekarang, saya membawa buku tulis dan notes kemana-mana, untuk mencatat ide. Oh iya, handphone saya juga setia menemani menjadi wadah pencatatan ide.
.
-masih berharap agar anak kelas tiga perusak komputer ini dibeliin notebook sama bapaknya-
Komentar
Posting Komentar
do some talk, folks :)