Langsung ke konten utama

Cerita Hujan

Pagi ini saya bangun dengan disambut hujan. Deras, tapi lama-lama berubah jadi gerimis.

Kemarin juga pas mau ke tempat les, gerimis. Hujannya bagus banget. Maklum, Bandung akhir-akhir ini gersang. Jadi, penggemar hujan model saya pasti senengnya amit-amit kalo nemuin hujan. Hehehe. Dan memang, hari ini saya sama sekali tidak berminat untuk memakai payung. Karena hujannya cantik sekali. Yup, cantik. Langit yang biasanya panas, sekarang teduh, gelap, dan penuh awan abu-abu. Kebetulan tadi saya lewat jalanan yang banyak pohon rimbunnya. Jadi tambah indah. Udara juga segar. Nggak terlalu lembap, tapi juga nggak panas. Coba bayangkan, pohon-pohon pasti senang bisa dapat air .

di dalam angkot, setengah melamun sambil mengetik, melihat kilauan lampu malam yang dihiasi kristal air, mengalir di pinggiran jendela. Lampu-lampu jadi terlihat agak blur karena pengaruh air. Tapi bagus, airnya jadi berkilauan keemasan. Saya mampir dulu ke togamas, beli buku. Dan hujan masih turun sampai di rumah.

Dan pagi dini hari ini pun, hujan masih turun dengan derasnya.

Saya bersyukur sekali hari ini dapat melihat hujan lagi.

04.15am

Komentar

Postingan populer dari blog ini

being single

Yak, topik cinta-cintaan kembali setelah sekian lama. Aih. Mentor saya, senior di kampus, baru-baru ini menikah. Selamat atas pernikahannya ya Teh Arindo, semoga bisa jadi keluarga yang sakinah-mawaddah-warohmah dan dikaruniai anak-anak yang terdepan dalam prestasi. :) Karena yang menikah ini teman kuliah, jadilah topik penggalauan kembali mewabah di lingkungan pergaulan saya. Jadi ingat. Kemarin saya naik angkot pulang, seperti biasa. Kalau naik angkot, lama perjalanannya bisa sekitar dua jam. Maklum Bandung coret. Seringnya sih saya tidur :P Di tengah perjalanan, angkot ngetem di depan sebuah SMP. Beberapa saat kemudian, naiklah empat orang anak SMP. Dari pembicaraannya, saya bisa tahu mereka masih kelas tujuh.  Ngobrolnya seru, khas anak cowok, saling ejek dan rebutan hape karena main game entahlah apa saya nggak tahu. Satu anak ada yang terlihat jangkung kurus, berkacamata, gayanya pecicilan, pokoknya ngeselin, tapi lucu. Intinya anak itu mengesalkan, tapi saya...

Saya Kangen Jatuh Cinta

Ingin jatuh cinta sama orang deh rasanya. Ngeceng orang salah. Lagi ngga ngeceng eh taunya galau juga. Hmmm. Saya kangen jatuh cinta. Bukan orangnya, karena kalo sekarang ditanya saya lagi jatuh cinta sama siapa, saya ga akan bisa jawab--karena sumpah, nggak tahu. Ditanya rang mati kutu bukannya ngga mau ngasih tahu, tapi karena emang ga ada =..= Yonghwa dan Seohyun. Dua orang ini kelewat manis sampe ngga tahan tiap nonton aaa.

10.10.10

TUMBLR . TWITTER . WEBSITE Pasar Seni ITB keSEPULUH. Tanggal SEPULUH bulan SEPULUH tahun duaribuSEPULUH. Hanya berlangsung SEPULUH jam saja!